Kamis, 12 Februari 2015

Modifikasi Media Tanam Tanaman Sayuran 

Modifikasi ini dilakukan dengan mengubah sebagian atau seluruh media tanam.Teknik yang dilakukan untuk memodifikasi media tanam adalah teknik Hidroponik dan untuk memodifikasi wadah tanam adalah Vertikultur
  Media tanam organik berasal dari komponen mahkluk hidup seperti daun,batang,bunga,buah atau kulit kayu.Bahan anorganik berasal dari proses pelapukan batuan,bahan sintetis atau kimia
 1.Modifikasi Media Tanam
    Hidroponik adalah salah satu teknologi budidaya tanaman tanpa tanah dengan pemberian hara tanaman yang    terkendali.Media tanam yang dapat digunakan untuk Hidroponik antara lain :Sabut    kelapa,Ijuk,Kerikil,Arang,Zeolit,dan Air
    Berikut Bahan,Alat dan Teknik Hidroponik
   a.Bahan dan Alat
     -Benih Tanaman
     -Nutrisi Hidroponik
     -Media Tanam yang disterilkan
     -Tempat Persemaian
     -Wadah Media
     -Wadah Larutan Nutrisi
   b.Teknik Budidaya Hidroponik
     1)Pembibitan
        Dapat dilakukan secara langsung atau melalui persemaian
     2)Persiapan Larutan Nutrisi
        Larutan Nutrisi diberikan dalam bentuk mengalir atau genangan
     3)Penanaman
        Pindahkan tanaman dari persemaian ke wadah tanaman yang sudah di isi media steril
     4)Perawatan
        Simpan tanaman di daerah yang tidak terkena cahaya matahari langsung selama 1 sampai 2 minggu dan diberi nutrisi secara teratur
     5)Panen
        Pemanenan harus dilakukan dengan hati hati agar tidak mengganggu produksi berikutnya
 2.Modifikasi wadah Tanam
     Wadah tanam merupakan tempat yang terbatas untuk menampung media dan nutrisi bagi tanaman.Contoh wadah yang umum digunakan antar lain Gelas kemasan bekas,Botol bekas,Kaleng bekas,Pot dan Polybag
    Vertikultur merupakan teknik budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat ,baik pada area indoor maupun area outdoor.Sayuran yang biasa digunakan antara lain: Selada,Kangkung,Bayam,Pakcoy dan Caisim
  Sumber: Buku Prakarya Kelas 7
Kurikulum 2013

1 komentar: